Inovasi Sistem/Teknologi Informasi di bidang Pendidikan
Definisi Teknologi Informasi
Melihat pesatnya perkembangan dan penggunaan teknologi informasi dalam berbagai bidang, dapat dikatakan bahwa teknologi informasi sebagai pilar utama yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dalam proses pembangunan bangsa maju. Terlebih penggunaan teknologi informasi sudah masuk ke semua bidang atau sektor. Pengolahan data teks dan numerik, gambar, animasi, dan multimedia merupakan bagian kecil pemanfaatan. Teknologi informasi merupakan kombinasi teknologi dan komunikasi dalam bentuk perangkat lunak dan perangkat keras yang dapat dipergunakan melakukan pengolahan, melakukan pemrosesan, melakukan penyusunan, penyimpanan, dan proses manipulasi data dengan ragam cara guna mendapatkan informasi yang akurat, yaitu informasi yang relevan, baik dan tepat waktu, yang dapat dipergunakan perusahaan atau organisasi untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan menghasilkan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Selain itu dapat diambil sebuah pengertian, teknologi informasi adalah tahapan penanganan informasi, meliputi penciptaan sumber informasi, pemeliharaan saluran informasi, seleksi dan transmisi informasi, menyeleksi penerimaan informasi, penyimpanan dam penelusuran informasi, serta penggunaan informasi.
IT (information technology) adalah pendukung kapabilitas institusi, termasuk institusi pendidikan. Beragam aspek yang melatarbelakangi perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi ini adalah keterlibatan mendalam dalam pengaplikasiannya. Dalam dunia pendidikan misalnya, hal ini sudah sangat jelas terasa sejak munculnya teknologi internet yang membuat segala akses menjadi begitu dekat dan nyata. Menurut Purbo (2003) dengan adanya teknologi informasi seperti internet, proses siklus perputaran knowledge menjadi sangat cepat sekali. Platform kolaborasi untuk transfer tacit knowledge, digital library untuk management explicit knowledge, dan kemampuan analisis dalam mengolah data mentah menjadi knowledge menjadi suatu kesatuan terpadu, dibantu pula dengan teknologi informasi yang berfokus pada konsep knowledge management. Saat ini banyak berkembang sistem yang melibatkan teknologi informasi dalam dunia pendidikan yaitu e-learning system, distance learning dan multimedia classroom. Ketiganya mempunyai benang merah yang sama dalam tujuan dan aplikasinya, yaitu melibatkan komponen teknologi informasi dalam aplikasinya dibidang pendidikan.
Teknologi Informasi di bidang Pendidikan
e-Learning
E-Learning merupakan model pembelajaran yang memanfaatkan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi. Teknologi informasi dapat berperan sebagai media yang menyediakan interaksi antara staff pengajar dan mahasiswa, sarana untuk mengefisiensikan evaluasi pembelajaran. Teknologi informasi dapat dipandang secara positif sebagai media yang dapat membantu interaksi dan proses belajar mengajar.
Ciri Khas E-Learning adalah independen terhadap waktu dan ruang. Independen terhadap waktu memiliki arti bahwa pembelajaran dapat dilakukan kapan saja. Hal ini lebih terkait pada kemampuan teknologi informasi untuk menyediakan bahan ajar dan menyimpan instruksi bahan ajar yang dapat diakses kapan saja. Independen terhadap ruang lebih terkait pada fasilitas e-learning yang tidak membutuhkan tempat yang luas sebagaimana ruang kelas konvensional.
Distance Learning
Pengertian Distance learning sangatlah beragam menurut para ahli. Moore (1983, 1996) mengatakan keterlibatan media Internet dalam Distance Learning memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkomunikasi dan berdialog atau berinteraksi dengan dosen relatif lebih besar. Hal ini dengan mengunakan beragam fasilitas internet, juga adanya dukungan tool-tool pendukung seperti web cam, head phone, dan lain-lain. Dengan kata lain, bila media yang digunakan itu internet, maka jarak transaksi antara mahasiswa dan dosen kecil, dan karenanya komunikasi dapat sering dilakukan sehingga kesalahpahaman penafsiran materi perkuliahan semakin kecil.
- Terpisahnya dosen dan mahasiswa, karakteristik inilah yang membedakan Distance Learning dari pendidikan konvensional.
- Adanya lembaga yang mengelola Distance Learning. Hal ini yang membedakan orang yang mengikuti Distance Learning dari orang yang belajar sendiri (self study).
Defenisi tersebut berlaku bagi berbagai sistem atau model Distance Learning yang menggunakan nama yang berbeda-beda seperti Open Learning, Open Education, Open University, Extension Study, Home Study, Independent Learning, dan masih banyak lagi istilah lainnya.
Multimedia Classroom
Akhir-akhir ini Multimedia Classroom sebagai salah satu penerapan Information Technology di bidang pendidikan sudah mulai di terapkan dibeberapa Sekolah dan Universitas di Jepang dan beberapa negara lainnya. Di Indonesia pun hal ini telah di lakukan dibeberapa Universitas baik Negeri maupun Swasta.
Multimedia Classroom yang dalam bahasa Jepangnya Maruchimedia Kyousitsu secara umum dapat diartikan sebagai suatu ruang kelas dimana dosen dan mahasiswanya melakukan kegiatan belajar mengajar dengan fasilitas komputer dan jaringan internet. Disini dosen memberikan pelajaran dengan menggunakan web pribadi atau blog dosen yang bersangkutan. Dalam hal ini tugas dan laporan dikirim dengan menggunakan email sehingga terjadi penghematan waktu dan tenaga. Perangkat Multimedia Classroom meliputi ruang kelas yang dilengkapi dengan komputer (multimedia and network pc) lengkap dengan perangkatnya yang jumlahnya disesuaikan dengan jumlah mahasiswa yang ada. Terdapat pula LCD yang menampilkan semua yang terdapat pada layar monitor komputer sehingga apa yang ditulis di komputer dapat langsung diterima dilayar monitor mahasiswa dan bisa dilihat di screen.
Manfaatnya bagi Indonesia
Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat merupakan potensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Internet sebagai anak kandung dari teknologi informasi menyimpan informasi tentang segala hal yang tak terbatas, yang dapat digali untuk kepentingan pengembangan pendidikan. Dengan internet belajar tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu.
Keberadaan teknologi informasi bagi dunia pendidikan berarti tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pembelajaran baik secara searah maupun secara interaktif. Pemanfaatan teknologi informasi ini penting mengingat kondisi geografis Indonesia secara umum berada pada daerah pegunungan yang terpencar ke dalam banyak pulau-pulau. Dengan adanya teknologi informasi memungkinkan diselenggarakannya pendidikan jarak jauh, sehingga memungkinkan terjadinya pemerataan pendidikan di seluruh wilayah bumi Indonesia, baik yang sudah dapat dijangkau transportasi darat maupun yang belum dapat dijangkau dengan transportasi darat. Dengan demikian pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang pendidikan mempunyai arti penting terutama dalam rangka pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Daftar Pustaka
- Ramen A. Purba, dkk. 2020. Aplikasi Teknologi Informasi: Teori dan Implementasi.Sumatera: Yayasan Kita Menulis (https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=Tmb5DwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR13&ots=_p5qLNEfsn&sig=q6IRAfmHjnIQqJ6JGCXM4b33FKk&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false)
- Artikel (file:///G:/Documents/6-22-2-PB.pdf)
- Jurnal (https://core.ac.uk/download/pdf/228737832.pdf)
Komentar
Posting Komentar